Analisis teknis dan filosofis di balik penciptaan WORKGRAPH sebagai infrastruktur inteligensi keterampilan dan ekosistem transaksi kerja berbasis smart contract.
Pasar tenaga kerja saat ini menderita masalah struktural: ketidakpastian kualifikasi. Seorang kandidat mungkin memiliki latar belakang pendidikan formal, sertifikasi, repositori GitHub, portofolio desain, atau pengalaman proyek freelance. Namun, semua sinyal ini terfragmentasi dalam lembar CV statis.
Menganalisis repositori, sertifikat, dan histori kerja menjadi model kemampuan terstruktur.
Memisahkan keterampilan menjadi Claimed, Inferred, dan Verified dengan skor keyakinan.
Menghubungkan pekerjaan full-time maupun proyek freelance berdasarkan capability match.
Mengunci pembayaran proyek pada rekening escrow dan mencairkan otomatis per milestone.
WORKGRAPH memosisikan smart contract sebagai infrastruktur kepastian transaksi kerja, bukan sekadar instrumen kripto spekulatif. Pengguna bertransaksi dalam mata uang stabil rupiah (Rp), sementara kontrak pintar bertugas mencatat ruang lingkup (scope), milestone, dan mengamankan dana escrow hingga deliverable diverifikasi.